Netizen Sering "Perang", Ini Perbandingan Kehebatan Jokowi Dan Prabowo

SHARE:

Perbandingan Jokowi dan Prabowo-iPost.id
iPost.id - Saat ini ada dua kubu dukungan politik di Indonesia. Bisa dikatakan, dukungan dan fanatisme terhadap kedua tokoh ini menghabiskan energi. Apa buktinya ? Di media sosial ramai dengan perdebatan dan adu argumentasi. Tapi tak jarang perdebatan tersebut menyentuh ranah yang paling pribadi, disertai bumbu-bumbu kebencian dan aspek lainnya.

iPost.id menyajikan gambaran umum kehebatan Jokowi dan Prabowo, dua putra Indonesia yang menjadi sorotan utama kepemimpinan dan menjadi simbol fanatisme pendukung kedua kubu.

Baca juga :


Profil Joko Widodo


Joko Widodo, dilahirkan tanggal 21 Juni 1961 di Surakarta Jawa Tengah. Suami dari Hj. Iriana Joko Widodo ini anak adalah pertama pasangan Noto Mihardjo dan Sudjiatmi yang berasal dari Karang Anyar. Kakek neneknya dari sebuah desa di Boyolali (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo). Jokowi Memiliki 3 saudari yaitu Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati (sumber : http://www.profilpedia.com/2014/05/profil-dan-biografi-joko-widodo-biodata-jokowi.html)
Presiden Jokowi


  • Masa kecilnya hidup berpindah-pindah. Masuk Sekolah Dasar di Tirtoyoso, kemudian SMP di Surakarta. Beberapa kali mengalami penggusuran. Gagal masuk SMA Negeri 1 Surakarta akhirnya bersekolah di SMA Negeri 6 Surakarta. Sejak kecil Jokowi hidup sederhana. Punya keahlian mengelola kayu, ia mencari uang dengan menggergaji. Jokowi kemudian diterima di Fakultas Kehutanan UGM karena minatnya dalam bidang perkayuan. 
  • Lulus kuliah tahun 1985, sempat diterima di beberapa perusahaan. Akhirnya memutuskan untuk membuka bisnis kayu sendiri bersama pamannya, Miyono. Sempat mengalami kegagalan karena order yang tidak dibayar oleh pemesan, Jokowi bangkit. Panggilan populer Joko Widodo, Jokowi didapat dari Micl Romaknan, mitranya yang kagum atas kejujuran dan kerja kerasnya. Ia kemudian berkeliling Eropa, dan membuka matanya tentang pengaturan kota yang baik. (Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Widodo)
  • Tahun 2005, Jokowi terpilih sebagai Wali Kota Solo didukung oleh PDI-P dan PKB. Pengalamannya ketika berkeliling Eropa dan saat dia beberapa kali digusur waktu kecil membuatnya menerapkan pengalaman tersebut dalam pembangunan di masa kepemimpinannya. Cukup banyak prestasi Jokowi selama menjabat dalam 2 periode kepemimpinannya. Solo mengalami perubahan.
  • Tahun 2012, Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Basuki Tjahya Purnama (BTP alias Ahok). Dan pada 2014 dalam Pilpres 2014 terpilih menjadi Presiden RI bersama Jusuf Kalla sebagai wakilnya.
Selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden, Jokowi telah banyak membangun infrastruktur di beberapa daerah yang belum sempat tersentuh. Diantaranya pembangunan jalan di Papua, proyek tol laut. Selain infrastuktrur, Jokowi juga berperan dalam kebijakan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan. Diantaranya adalah program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Terlepas dari pelaksanaannya di tiap daerah yang tidak maksimal (karena itu adalah kebijakan dan aturan yang dibuat daerah), tetapi Jokowi telah berani melakukan terobosan.

Terobosan lainnya adalah program Tax Amnesty yang dibuat untuk menyelamatkan kas negara dan APBN dari pengemplang pajak. Trilyunan rupiah akhirnya kembali ke negara. Terobosan terbaru yang dibuat oleh Jokowi dan kabinetnya adalah Kontrak Karya Freeport dan disetujuinya divestasi Freeport sebesar 51 % (dari berbagai sumber)

Pengalaman :

  • Menjabat Walikota Surakarta  2 Periode (2005 dan 2010)
  • Menjabat Gubernur DKI (2012)
  • Menjabat Presiden RI 2014-sekarang
Prestasi :
  • Selama menjabat Walikota, memperkenal bus Batik Solo Trans
  • Beberapa kawasan tertata rapi dengan sejumlah kebijakan peremajaan tanpa konflik
  • Tertatanya kawasan menjadikan Kota Solo sebagai tuan rumah event Internasional


Potensi :

  • Memiliki cara komunikasi politik yang unik dan program kerja yang jelas. Ini menyebabkan sejumlah partai dari koalisi lain memutuskan untuk bergabung
  • Cerdas melihat situasi, cermat mengambil keputusan
  • Mampu memilih kabinet sesuai dengan karakter kepemimpinan dan kebutuhan masing-masing bidang
  • Memiliki pola pendekatan yang baik dengan prinsip memanusiakan manusia 
  • Menyukai kesederhanaan dan sangat dekat dengan warga sehingga disukai sejumlah kalangan masyarakat
  • Mengikuti perkembangan zaman dan melek teknologi
  • Punya visi dan misi yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini

Profil Prabowo Subianto

Prabowo Subianto dilahirkan tanggal 17 Oktober 1951 di Jakarta. Lahir dari pasangan Prof. Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Sigar. Cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo bekas anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indoenesia (BPUPKI) yang juga pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) '46, serta bekas Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) RI pertama. Prabowo adalah keturanan dari Adipati Mirapat, bupati Kadipaten Banyumas pertama yang salah satu kakek buyutnya adalah Panglima Laskar Diponegoro untuk wilayah Gowong (Kedu), atau yang lebih dikenal dengan nama Raden Tumenggung Kertanegara III.(sumber : http://prabowosubianto.info/riwayat-prabowo; https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto).

Pendidikan dasar Prabowo diselesaikan dalam 3 tahun di Victoria Institution, Kuala Lumpur, Malaysia. Sekolah Menengah di Zurich International School, Zurich, pada tahun 1963-1964, SMA di American School, London pada kurun waktu 1964-1967. Barulah ia masuk ke Akademi Militer Nasional, Magelang.

Prabowo Subianto memiliki latar belakang dan pengalaman militer yang cukup panjang. Namun pengalaman militernya telah menjadikan dia sebagai pemimpin nasional potensial.

Prabowo Subianto

  • Tahun 1969 masuk Akademi Militer di Magelang dan lulus tahun 1974.
  • Tahun 1976 Prabowo bertugas sebagai Komandan Pleton Grup I Para Komando Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha) sebagai bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur, saat itu dia berumur 26 tahun dan merupakan komandan termuda dalam operasi Tim Nanggala. Prabowo memimpin misi untuk menangkap Nicolau dos Reis Lobato, wakil ketua Fretilin yang pada saat itu juga menjabat sebagai Perdana Menteri pertama Timor Timur. Pasukannya berhasil menemukan dan menewaskan Nicolau Lobato saat bertempur di lembah Mindelo pada tanggal 31 Desember 1978. (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto)
  • Akhir tahun 1992, Xanana Gusmao berhasil ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Prabowo.Informasi mengenai keberadaan Xanana Gusmao diperoleh dari sadapan telepon Ramos Horta di pengasingan. (sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto)
  • Tahun 1983, Prabowo dipercaya sebagai Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Setelah menyelesaikan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning, Amerika Serikat, Prabowo diberi tanggungjawab sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara.
  • Tahun 1995, ia sudah mencapai jabatan Komandan Komando Pasukan Khusus, dan hanya dalam setahun sudah menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto)
  • Tahun 1996, Komandan Kopassus Prabowo Subianto memimpin operasi pembebasan sandera Mapenduma. Operasi ini berhasil menyelamatkan nyawa 10 dari 12 peneliti Ekspedisi Lorentz '95 yang disekap oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Lima orang yang disandera adalah peneliti biologi asal Indonesia, sedangkan 7 sandera lainnya adalah peneliti dari Inggris, Belanda dan Jerman. (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto).
  • Berturut-turut karir militer Prabowo adalah sebagai Komandan Jenderal Kopassus (1996-1998), Panglima Kostrad (1998) dan Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (1998). Karirnya terhenti saat berakhirnya Orde Baru (Orba) seiring masa Reformasi. Dia dianggap terlibat pada kasus penembakan demonstran saat demonstrasi besar-besaran menjatuhkan rezim Orde Baru saat Suharto memimpin RI selama kurang lebih 32 tahun.
  • Tuduhan-tuduhan dan fitnah atas dirinya menyebabkan dia mengasingkan diri ke Jerman dan Yordania menjalankan bisnis bersama adiknya, Hashim Djojohadikusumo. Di Yordania, Prabowo berteman dekat dengan Raja Abdullah. (sumber : http://prabowosubianto.info/riwayat-prabowo)
  • Prabowo kemudian kembali ke Indonesia dan mulai mengembangkan usaha dan bisnisnya. Diantaranya adalah dengan membeli saham PT. Kertas Nusantara milik Bob Hasan. Selain itu Prabowo juga memiliki perusahaan Nusantara Group memili 27 anak perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, perkebunan dan kelapa sawit. (http://prabowosubianto.info/riwayat-prabowo).
  • Tahun 2004, Prabowo ikut dalam konvensi Partai Golkar tapi kalah suara dari Wiranto. Prabowo menjadi Ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). Dia juga ditetapkan sebagai Ketua APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) tahun 2008. Prabowo rajin melakukan kritisi terhadap kebijakan pemerintah terkait berdirinya pasar-pasar modern sementara di lokasi tersebut terdapat pasar tradisional yang berdampak pada menurunnya pendapatan pedagang pasar). Prabowo juga aktif dalam dunia olahraga dengan menjadi Ketua Umum IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Dalam kepemimpinannya di IPSI, pesilat-pesilat Indonesia berprestasi di SEA Games dan Asian Games.
  • Tahun 2008, Prabowo mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra). Pada tahun 2009, sejumlah calon yang diusung Gerindra lolos ke Senayan. Tapi Prabowo dan Megawati yang dicalonkan sebagai pasangan Capres-Cawapres diusung partai Gerindra dan PDI-P  pada 2009 kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono.
  • Tahun 2014 lalu, Prabowo Subianto dicalonkan sebagai Capres dari Gerindra bersama Hatta Rajasa dari PAN (Partai Amanat Nasional). Capres ini didukung oleh Koaliasi Merah Putih (KMP) yang terdiri atas Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB dan Golkar. Elektibilitas Prabowo berdasarkan survey saat itu sangat tinggi dibandingkan pasangan lainnya, meskipun elektibilitas Partai Gerindra hanya menduduki urutan ke-3 (sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Koalisi_Merah_Putih ; http://prabowosubianto.info/riwayat-prabowo).

Pengalaman : 
  • Jenjang karir militer yang baik dengan sejumlah pos jabatan 
  • Pernah memimpin sejumlah operasi militer
  • Pernah memimpin sejumlah organisasi sosial dan politik
  • Mendirikan Partai Gerindra 
  • Pernah menjadi Cawapres dan Capres pada Pemilu 2009 dan 2014
Prestasi :
  • Berhasil melakukan sejumlah misi militer seperti yang diuraikan pada profil diatas
  • Berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Gunung Everest 
  • Berhasil menggalang basis akar rumput untuk melek politik dan kritis
  • Anak-anak asuhannya dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) berkali-kali mengharumkan nama Indonesia dan merebut medali di sejumlah Kejuaraan Dunia, Olimpiade, SEA Games, Asian Games
Potensi :
  • Memiliki kemampuan analisa dan strategi yang baik. Ini terkait dengan kemampuannya dalam memimpin sejumlah operasi militer dan organisasi
  • Punya prinsip yang kuat
  • Memiliki basis yang kuat dan tim yang militan
  • Memiliki hubungan yang baik dengan sejumlah Jenderal TNI baik aktif maupun non aktif
  • Memiliki visi dan misi yang kuat
  • Mengetahui seluk beluk dunia internasional karena pernah tinggal dan bersekolah di luar negeri
  • Melek Teknologi
  • Punya visi dan misi yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini

COMMENTS

Nama

Artikel,10,Berita,20,DPR,3,e-KTP,1,Exclusive,13,Hate Speech,5,Hiburan,3,ISIS,2,Isu PKI,2,jokowi,4,Kesehatan,2,Konflik Rohingya,6,KPK,3,Mitos Dan Fakta,1,Opini,4,Otomotif,3,Pekerja,2,Pilpres 2019,4,Prabowo,3,Sains,2,Seleb,3,Terorisme,3,Unik,5,Viral,22,
ltr
item
iPost.ID: Netizen Sering "Perang", Ini Perbandingan Kehebatan Jokowi Dan Prabowo
Netizen Sering "Perang", Ini Perbandingan Kehebatan Jokowi Dan Prabowo
https://2.bp.blogspot.com/-pLEYvhY1UTc/Wafxjqbyo4I/AAAAAAAAAYQ/CgD6eY97ybM1ba_OtXMOlVMoNSnN7J3EwCLcBGAs/s640/Perbandingan-Jokowi-Prabowo.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-pLEYvhY1UTc/Wafxjqbyo4I/AAAAAAAAAYQ/CgD6eY97ybM1ba_OtXMOlVMoNSnN7J3EwCLcBGAs/s72-c/Perbandingan-Jokowi-Prabowo.jpg
iPost.ID
http://www.ipost.id/2017/08/perbandingan-jokowi-dan-prabowo.html
http://www.ipost.id/
http://www.ipost.id/
http://www.ipost.id/2017/08/perbandingan-jokowi-dan-prabowo.html
true
2401734747666042421
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy